Minggu, 12 Agustus 2018

Halaman Baru

 12 Agustus 2018

Sudah merasa bosan dan sedih dengan apa yang dilakukan sekarang. Terhitung setelah tanggal 20 April 2017 saya berhasil menyelesaikan Strata 1 dengan gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi. Di pikiranku dulu, lulus perusahaan akan mengejarku. Itulah mindset sombong yang aku pikirkan. Saya salah, saya akui itu
Apakah yang saya lakukan sekarang ?
Saya terlalu mengakui keberadaan pengakuan, maka dari itu saya gengsi saat mendapatkan pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan saya.
Bukan, dihati kecil saya, saya ingin membahagiakan kedua orang tua saya, jika saya mempunyai penghasilan yang besar maka saya bisa kasih itu untuk orang tua saya.
Saya bukanlah orang yang dari keluarga yang mampu, terkadang hidupku tak perlu dikasihani. Tapi, inilah kenyataan, bahwa saya patut untuk dikasihani.

Saya butuh pekerjaan yang layak, tapi saya tidak perlu memohon ke sesama makhluk. Saya memohon pada yang menciptakan Makhluk. Sudah setahun lebih, banyak kejadian , pengalamn yang  sudah saya lewati. Saya sedih ? iya, Saya bosan ? iya.

Semua proses rekrutmen sudah saya lakukan, saya ikuti dengan maksimal, tapi rejeki saya masih di tempat yang lebih baik. Kejadian ini, membuat saya lebih dewasa dari sebelumnya, lebih ikhlas, lebih sabar, lebih mendekatkan diri, lebih legowo.

Saya didukung oleh banyak pihak, tapi tidak sedikit pihak juga mencemooh status saya yang sekarang ini. But, i tried to enjoy my life. Kebanyakan orang keliru tentang apa yang saya pikirkan dan apa yang saya rencanakan. Hidup didalam ketidakpastian membuat kita terus berharap dan berencana. Allah selalu dalam setiap langkahku.

Tak tau berapa tetes air mata yang sudah jatuh, berapa banyak materi yang telah dihabiskan, berapa banyak tenaga yang sudah dicurahkan tapi percayalah ikhlaskan semuanya win. You will get the best for your life. Semua akan indah pada waktunya.
Nikmati saja prosesnya, mutiara tercipta dari kumpulan kotoran-kotoran di dasar laut.
Sabar.

Sabtu, 07 Desember 2013

Aku? Wanita Persimpanganmu

Kisah seorang sahabatku , maaf jika aku lancang menulis kisahmu tanpa izin



Datang hanya saat butuh ataupun kurang perhatian dari kekasihmu , mengapa tak kau jadikan saja aku kekasihmu? Kau tak perlu susah-susah mengais-ngais kerinduanku terhadapmu . Jika pada hakikatnya kau tak pernah merasakan rindu yg dalam sepertiku , rindumu seperti eskrim de ice , datang cuma saat kau ingin , cuma saat kau kehausan perhatian . Mengapa rindumu kepadaku tidak seperti air ? Pasti kau tak bisa hidup jika tak bisa merindukanku sehari saja .

Bisakah aku memanggilmu tak lagi nama tetapi 'sayang' tapi semua orang tau akan hal itu ? Bisakah aku mencantumkan namamu di twitter/bbm/line/wechat/kakaotalk/path/ym/whatsapp ? Kenapa hubungan kita hanya dibataskan hubungan kakak-adik ? Tidak ada syariat Islam yang melarang kitakan? Tidak ada hubungan haram disini , kau tak sedarah denganku , kita sudah saling menyanyangi aku yakin itu .

Aku merasa terlindungi jika berada didekatmu , aku selalu senang saat terlibat percakapan denganmu baik secara tulisan ataupun percakapan . Matamu begitu dalam dan berliku untuk aku telusuri , paru-parumu terlalu kecil untuk menjadikan aku sebagai nafasmu , bibirmu terlalu manis hingga aku tak bisa mengartikan rasa pait disetiap kata-katamu , wajahmu terlalu suci utk aku yang hina ini , dan hatimu terlalu sempit untuk aku masuki .

Aku hidup didunia tidak sendirian loh . Aku banyak mendengar , melihat , dan juga memerhatikan kejadian disekitarku . Aku mulai menyusun banyak pertanyaan . Mengapa aku tak bisa sebahagia pasangan yang tiap bulan merayakan tanggal jadi mereka ? Mengapa aku tak bisa merasakan cinta seperti mereka yang beralas keikhlasan , ketulusan , dan kasih sayang ? Mengapa poto berdua kita tak pernah kau jadikan avatar twittermu/display picturemu ? Mengapa namaku tak pernah kau tulis dibuku kehidupanmu sebagai wanita specialmu bukan wanita selundupanmu ? . Tak perlu kau jawab sedikit pertanyaanku diatas , pasti jawabanmu menggunakan 'karena' , aku tak butuh alasan menggiurmu yang sering memaafkan kemunafikkanmu dan membuatku kembali percaya dengan kelakuan menjijikkanmu yang dengan rapi telah kau tutup dengan gagahnya pesonamu .

'KITA' dipertemukan , inikah takdir atau nasib ? Kusebut ini takdir , karena pertemuanmu denganku tak bisa kuubah lagi . Aku terbiasa akan hadirmu , candamu , senyummu , suaramu , dan yang membuatku bertahan sampai sekarang adalah pesonamu . Aku ingin bercakap-cakap dengan Tuhan , dan ingin mengubah takdirku " aku tak ingin bertemu dengannya , aku hanya ingin bertemu dengan orang seperti dia , wajah seperti dia , pesona seperti dia , cara seperti dia , tapi tidak dengan kemunafikkannya " . Tuhan , salahkah aku jika terlalu mengharapkannya dimasa depanku nanti ? Jika memang dia tak pantas tolong segera tarik aku kepermukaan , aku takut aku akan mati tersesak karena begitu dalam menyelami kehidupannya. Aku takut aku tak bisa menemukan cinta yang lebih pasti dan suci , bukan cinta yang seperti minyak sayur yang semakin nikmat jika digunakan tetapi akan mengakibatkan kematian jika terus dirasakan .

Suaraku memang tak semerdu 'Maudy Ayunda/Raisa* tapi aku hanya ingin kau sediakan telingamu untuk mendengar kata demi kata yang telah kususun dengan hati-hati dan dengan hati. Iya, aku tau kau tidak tuli pasti kau akan menyapa balik saat kupanggil namamu , tapi hatimu yang tak punya telinga untuk mendengar perasaanku , bagaimana mau meaahami ? kesempatan untuk mendengarkanpun tak bisa kau ciptakan . Cobalah mendengarku :) itu saja

Aku tak ingin banyak menuntut , sebagai mana kau tak pernah menuntutku untuk menjadi pasangannmu . Aku hanya ingin kau dengar perasaan ini , 'mungkin' atau 'mudah-mudahan' kau akan mengerti apa itu arti ketulusan . Aku ikhlas dengan perasaan ini , tapi kalau aku ikhlas kenapa aku memohonmu untuk mendengarkanku . Bukankah ikhlas tak butuh imbalan ? Tapi aku benci saat hatiku mulai bergejolak dan pikiranku mulai menuntut . Aku benci saat hati dan pikiran saling tolak-menolak . Sampai kapan aku harus menjadi air yang hanya mengalir tapi tak pernah kau perhatikan? Aku ingin menjadi air yang kau minum sehingga aku bisa mengalir dialiran darah, berdetak didalam jantung , selalu berada didalam tubuh dan menjadi sumber energi . bukan seperti sekarang , air yang kau biarkan mubazir terbuang .
 

Kamis, 11 Juli 2013

Freak Angel Balik

Selamat pagi, siang, sore, malem . Salam sejahtera untuk kita semua
waw, udah ampir setengah tahun blog ini nganggur , maklum si "freak angel" lsibukya udah unlimited, dari ujian nasional yang 20 paket barcode pula, ngurusin snmptn (ga lulus), lanjut ke ngurus tes polsri, lanjutikut sbmptn , dan sekarang alhamdulillah si freakangel lanjut kuliah di universitas negeri hehehe suatu kebanggan ya buat hadiah orang tua .
banyak yang bakal freak angel ceritain, dari galau, kisah sendiri, kisah saudara, kisah temen , dan ntar bakal nyeritain cerita fiktif, e cerita horor juga deh sekalian .
kenapa freak angel ga muncul-muncul keperadaran ? ada banyak faktor sih , yang pertama fokus belajar ( ini serius freak angel bener-bener serius belajar) , kemudian penyitaan handphone. selanjutnya yang paling parah laptop rusak alhasil ga bisa ngeblog dengan leluasa kecuali diharuskan untuk kewarnet . Dengan perjuangan yang matang, freakangel mengeluarkan sepenuh tenaga untuk kewarnet, keringat keluar dari kelenjar keringat dan menderas dengan lancar . diwarnet ini freak angel menahan aura panas, aroma ketiak ditambah aroma jempol kaki dari blok sebelah , semua dilakukan karena freak angel cinta kalian (lebay) .
eh iya maaf ya kalo freak angel bakal ilang-ilangan soalnya media buat nyambungin ke blog agak susah , tapi freak angel bakal janji buat nulis crita-ceita soalnya udah ga tahan buat diketik , pasti udah penasaran banget kan tunggu saya .
semuanya udah dulu ya, warnet sini mahal soalnya hehe maklum bulan tua , kan orang dewesa harus ngirit duit